Perhatikan Jadwal Pilpres 2019 Berikut


Sebelum ditetapkannya jadwal pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dasar hukum yang menetapkan bolehnya pasnagan Presiden dan Wakil Presiden yang telah menjalankan kepemimpinan selama lima tahun, dapat mengajukan untuk dipilih kembali sesuai dengan bunyi Pasal 7 pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.”
Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, pada intinya proses pendaftaran dilaksanakan 18 bulan sebelum pemungutan suara. Penetapan parpol peserta pemilu akan dilakukan pada Februari 2018, atau 14 bulan sebelum pemungutan suara.
"Jadi, Oktober (2017) dimulainya, Februari (2018) ditetapkannya, kemudian April (2018) sudah mulai proses pencalonan. Baru setelah parpol selesai, kemudian caleg-caleg selesai, baru Agustus akan ada pendaftaran capres," kata Arief di Gedung KPU, Jakarta, Senin (2/10/2017).
Tahapan pemilu tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019.

Adapun jadwal pilpres 2019 yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:


17 Agustus 2017


Diadakan proses perencanaan terkait dengan program serta anggaran dan juga penyusunan peraturan pelaksana penyelenggaraan pemilihan umum.

30 September 2017

Diadakan pembentukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) baik di tingkat kecamatan, kelurahan, dan Panwaslu di luar negeri.

17 Oktober 2017

Dilakukannya pendaftaran partai politik (Parpol) yang ikut serta dalam Pemilihan Umum

17 Desember 2017

Dilaksanakannya penyerahan data kependudukan kepada Komisi Pemilihan Umum oleh Menteri Dalam Negeri

17 Februari 2017

Dilaksanakannya/ diselesaikan proses verifikasi partai politik untuk calon peserta pemilu

18 Februari 2017

Dilaksanakannya pengumuman nama-nama partai peserta pemilu yang lolos proses verifikasi

17 Maret 2018

Diumumkan daftar pemilih tetap yang juga dilengkapi dengan daftar pemilih tambahan

25 Maret 2018

Dilakukan pembentukan pengawasan Tempat Pemilihan Suara (TPS)

17 Juli 2018

Dibukanya masa pendaftaran calon anggota DPR, DPD, DPRD tingkat Provinsi dan DPRD tingkat kabupaten/kota

4-10 Agustus 2018

Dibukanya masa pendaftaran pasangan bakal calon presiden dan juga wakil presiden

20 September 2018

Verifikasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum kepada pasnagan bakal calon presiden dan wakil presiden

21 September 2018

Dilakukannya pengumuman nama-nama pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden 2019

17 Oktober 2019

Dibentuknya para panitia pemilihan pada tingkat kecamatan dan panitia pemungutan suara

23 September 2018 – 13 April 2019

Maka dimulainya kampanye

14-16 April 2019

Memasuki masa tenang

17 April 2019

Proses dilaksanakannya pemilihan umum secara serentak

19 April 2019

Perlengkapan proses rekapitulasi suara harus sudah diterima oleh KPPS

9 Mei 2019

Proses penetapan hasil perolehan suara dari partai politik untuk calon DPRD baik kota maupun kabupaten yang dilakukan oleh KPU tingkat kota/kabupaten

12 Mei 2019

Proses penetapan hasil perolehan suara partai politik untuk DPRD tingkat provinsi oleh KPU provinsi

15 Mei 2019

Proses penetapan hasil perolehan suara dari partai politik untuk calon DPR dan DPD yang dilakukan oleh KPU

6 Oktober 2019

Penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih
Di luar jadwal tersebut, pada tanggal 3 Januari 2019 diberlakukan jadwal penyerahan laporan penerimaan dana sumbangan kampanye yang kemudian akan dijadwalkan proses penyerahan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pada tanggal 14 April 2019. Proses audit dana sumbangan kampanye sendiri ditetapkan pada tanggal 15  April 2019 hingga 14 Mei 2019.
Jika kemudian Pemilihan Presiden ternyata dilakukan dalam dua putaran, dilakukan pemutakhiran daftar pemilih pada tanggal 22 Juli 2019, dengan masa kampanye dilaksanakan pada 4-17 Agustus 2019. Sementara untuk masa tenang sendiri bahkan dijadwalkan pada 18-20 Agustus 2019, dan pemungutan/perhitungan suara sendiri akan berlangsung pada 21 Agustus 2019.
Untuk penetapan hasil pemilu di tingkat kabupaten/kota akan dilakukan pada 22-28 Agustus 2019. Sementara untuk tingkat provinsi akan dilaksanakan pada 29 hingga 31 Agustus, dan untuk skala nasional dimulai pada 3 1 Agustus sampai 8 September 2019. Demikian jadwal pilpres 2019 yang didasarkan pada ketetapan Komisi Pemilihan Umum pusat.
"Kapal berlayar mengarungi lautan,Penumpang duduk dekat haluan,
Karena pilpres ada dua pasangan,Mari kita jaga persatuan,".

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.