Bayi Cegukan dan Tidak Berhenti? Coba Cara Di Bawah Ini



mengatasi bayi cegukan

Cegukan tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa saja, bahkan bayi pun dapat mengalami cegukan. Mengatasi bayi cegukan dapat dilakukan dengan sangat mudah, selama Mam tidak merasa panik. Pada dasarnya cegukan diakibatkan oleh terjadinya kontraksi pada bagian diafragma. Diafragma merupakan lembaran besar yang terletak pada otot yang letaknya ada di bawah paru-paru, yang kemudian Bersama otot-otot yang terletak di antara tulang inilah yang membuat kita mampu bernapas.

Kontraksi yang terjadi pada otot-otot tersebut yang kemudian menghisap udara ke dalam paru-paru. Proses masuknya udara dengan sangat cepat ini kemudian membuat epiglottis menutup. Epiglottis sendiri adalah flap jaringan yang terletak pada bagian tenggorokan yang kemudian menutup saat terjadi proses menelan, yang bertujuan untuk mencegah makanan, minuman, atau bahkan air liur terhisap ke dalam paru-paru. Penutupan jaringan tenggorokan yang terjadi secara tiba-tiba ini yang menyebabkan cegukan terjadi. Di bawah ini beberapa cara mengatasi bayi cegukan:


Berikan ASI dan tunggu bayi bersendawa


Memberikan ASI dengan cara menyusui adalah salah satu cara untuk membantu bayi agar berhenti cegukan. Gerakan ketika bayi menyusu dan menghisap putting dapat membantu agar diafragma pada bayi menjadi lebih rileks sehingga cegukan dapat berhenti secepatnya.

Setelah cegukan hilang, bantulah bayi untuk bersendawa dengan cara menempelkan perutnya ke dada Mam dengan sedikit miring lalu tepuk perlahan bagian punggungnya berkali-kali, agar udara yang terjebak di dalam perut bayi dapat terdorong keluar. Udara yang terjebak di dalam perut bayi juga dapat menyebabkan cegukan.


Mengatur posisi bayi

Setelah bayi selesai menyusu dan bersendawa, langkah selanjutnya adalah mengatur posis bayi dengan cara memegang dan atur posisi bayi dalam kondisi tegak berdiri. Hal ini bisa dilakukan dengan menggendong bayi. Kemudian tepuk-tepuk punggung agar gas yang tersimpan di perut dapat naik dan keluar.


Berilah sesuatu pada bayi untuk dihisap

Mengatasi cegukan pada bayi juga dapat dilakukan dengan memberikan sebuah benda yang dapat dihisap, seperti empeng atau dot, atau bahkan putting Mam.  Gerakan mulut dan tiupan ketika tengah menghisap akan membantu bayi untuk menghentikan cegukan.

Tempatkan bayi dalam ruangan yang hangat. Ketika bayi berada dalam ruangan yang ber-AC atau bersuhu dingin dapat menyebabkan bayi mengalami cegukan. Maka cara mengatasi cegukan pada bayi adalah dengan cara membawanya ke ruangan yang memiliki suhu hangat.

Perhatikan posisi perlekatan saat Mam menyusui si kecil. Perlekatan yang kurang tepat dapat menyebabkan udara masuk ke dalam perut bayi ketika proses menyusui. Maka untuk mengatasi agar cegukan tidak kembali lagi, proses perlekatan menyusui harus diperhatikan dengan benar. Menyusui yang benar adalah dengan memasukkan seluruh bagian aerola ke dalam mulut bayi, dan patikan mulut bayi tertutupi oleh payudara sehingga tidak ada udara yang masuk.

Jika semua cara di atas telah dilakukan, namun cegukan pada bayi tidak kunjung berhenti, maka Mam harus mengunjungi tenaga medis terdekat. Hal ini dikarenakan cegukan yang tak berhenti bisa menandakan adanya penyakit yang diderita oleh bayi, seperti perut kembung, mual, atau bahkan alergi.
 
Mengatasi bayi cegukan lainnya juga bisa dengan memberikan makanan sedikit demi sedikit jika ia sudah memasuki masa MPASI. Dengan memasukkan makanan, udara yang ada di dalam perut bayi dapat terdorong keluar sehingga dapat menyebabkan bayi bersendawa atau buang angin. Jaga kesehatan dan jadwal lapar bayi agar cegukan tidak berulang kembali

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.