Cara Benar Membuat Susu SGM


Anda bingung karena tidak bisa menyusui dengan alasan medis? susu SGM bisa menjadi pilihan terbaik untuk membantu tumbuh kembang anak. Susu satu ini memiliki kandungan protein yang tinggi untuk membantu melengkapi kebutuhan tubuh anak. Selain protein, kandungan omega 3 dan omega 6 juga terdapat dalam susu ini.
Susu SGM juga dilengkapi dengan vitamin B kompleks, zat besi, serta kaya akan kalsium dan fosfor yang baik untuk perkembangan tulang anak pada masa pertumbuhan. Agar manfaat susu ini dapat dicerna dengan baik oleh anak, berikut tata cara pemberian susu formula yang tepat:


Ketahui Jumlah dan Frekuensi Pemberian Susu


Meskipun bayi baru saja dilahirkan, ia dapat menerima dan mengonsumsi susu formula secara bertahap. Perlu untuk diketahui bahwa lambung bayi ukurannya sangat kecil, sehingga Anda tidak perlu memberikan susu dalam jumlah besar.
-      Di hari-hari pertama kelahirannya, bayi dapat menghabiskan 60-90 ml dalam satu kali menyusu. Di usia ini biasanya bayi akan menyusu setiap 3-4 jam sekali. Itu sebabnya penting untuk Anda menghitung jarak pemberian susu formula ini.
-   Menginjak usia dua bulan jumlah konsumsi susu pada bayi mengalami peningkatan. Biasanya si usia ini, bayi mampu menghabiskan sebanyak 120 ml susu setiap kali ia menyusu. Frekuensi pun terbilang masih sama seperti pada masa awal kelahiran, yakni 3-4 jam sekali.
-        Di usianya yang mencapai 6 bulan, bagian Anda sudah mampu menghabiskan susu formula antara 180-240 ml. Di usia ini juga biasanya frekuensi menyusu mulai sedikit berkurang menjadi 5-6 jam sekali.
Tapi, jangan terlalu terpaku dengan frekuensi pemberian susu formula seperti tersebut di atas, karena kebutuhan setiap bayi berbeda. Anda bisa memberikan susu jika bayi terlihat menginginkannya. Salah satu indikator bayi ingin menyusu adalah tangisan.


Jagalah Kebersihan Botol Susu/DOT Bayi


Saat Anda memberikan susu formula, selalu pastikan dan utamakan kebersihan wadah penampung susu seperti DOT atau wadah lainnya. Bersihkan dengan saksama setiap bagian dan sudut DOT, agar tetap steril.
Gunakan sikat dan sabun khusus untuk membersihkan botol susu bayi dan kemudian rendam dengan air hangat untuk mematikan bakteri yang menempel pada DOT.


Pilih Botol Susu Yang Tepat


Ketika memilih wadah susu bagai seperti DOT, pilihlah yang memiliki label BPA-free yang aman untuk dipakai oleh bayi. DOT dengan bahan yang terbuat dari plastik polietilen dan polipropilen merupakan bahan yang aman untuk dibuat sebagai pembuat DOT khusus bayi. Hindarkan merebus botol bayi di air panas, microwave, atau bahkan mencucinya di dalam mesin pencuci piring karena akan merusak bentuknya. Selain itu merebus atau memasukkan botol ke dalam microwave akan berakibat terjadinya  pelepasan bahan kimia dari plastik botol susu.

Proses Membuat Susu

Pastikan kebersihan tangan Anda sebelum mulai membuat susu. Ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan baik takaran bubuk susu ataupun airnya. Susu yang terlampau encer atau bahkan kental tidak dianjurkan untuk diberikan pada bayi.
Gunakan air bersih dan matang pada saat mencampurkan susu. Jika menggunakan air yang direbus, tunggu sampai suhunya turun mencapai 70 derajat celsius. Jangan menggunakan air panas karena akan merusak kandungan susu.
Tidak perlu khawatir ketika memberikan buah hati Anda susu SGM, karena kandungan serta komposisi vitamin dan mineral lainnya sudah sesuai dengan kebutuhan si kecil. Berikan susu formula sesuai dengan aturan yang tertera agar bayi tidak mengalami alergi.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.